TANJUNG SELOR – Dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat kapasitas fiskal di Provinsi Kalimantan Utara, khususnya di sektor perizinan dan untuk mendorong peningkatan investasi yang inklusif, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara melakukan Rapat Koordinasi di ruang rapat DPMPTSP lantai 1, Selasa (2/9/25).
Kegiatan dibuka oleh Koordinator JF PP, Fitriana, S.Hut dan turut hadir antara lain Plt. Sekretaris DPMPTSP, Rahman Putrayani, JF PTSP dan Bapenda Provinsi Kaltara yaitu Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah, Martoni Laing, S.E., M.M., Kasubbid Penyusunan dan Evaluasi Sistem Administrasi Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah, Loberto Sibarani, S., serta Penata Kelola Sistem dan Teknologi Informasi, Findra Rizky, S.E.
Dalam kesempatan itu, Plt. Sekretaris DPMPTSP, Rahman Putrayani menyampaikan bahwa kegiatan rapat tersebut sebagai bentuk koordnasi dan sinkronisasi untuk mengetahui seberapa besar dampak realisasi investasi yang terus meningkat terhadap pendapatan asli daerah serta pertumbuhan ekonomi di Kaltara.
Rahman berharap Bapenda dapat berkolaborasi dengan DPMPTSP untuk melakukan mapping dan sinkronisasi data guna meningkatkan pendapatan daerah. “Investasi seyogyanya dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah” tutupnya.






