Artikel

Mengejar Ketertinggalan, Irianto: Kami Gunakan 5 Langkah Strategis

admin Artikel

MAKASSAR – Gubernur Kalimantan Utara, Dr H Irianto Lambrie diundang menyampaikan Kuliah Umum pada acara Dies Natalis FISIPOL Universitas Hasanudin ke-59 di Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/2).

Di hadapan mahasiswa, Gubernur Irianto Lambrie membagi pengalaman apa yang kami hadapi, apa yang telah dilaksanakan dan sedang dikerjakan sebagai Pemprov Kalimantan Utara, dan Provinsi ke-34 provinsi termuda di Indonesia, sekaligus Provinsi Perbatasan.

Ia mengungkapkan, setidaknya ada 5 tantangan daerah perbatasan di Kalimantan Utara yang dia hadapi. Pertama, kondisi masyarakat kita masih ada yang terisolir dan sosial ekonomi masih tertinggal meskipun potensi sumber daya yang cukup besar. Kedua, kondisi infrastruktur yang masih minim, ungkapnya.

Kemudian kata dia, kami juga menghadapi kasus-kasus pelanggaran lintas batas oleh warga negara RI ke Malaysia dan sebaliknya. Keempat, beberapa batas wilayah darat dengan negara Malaysia yang belum tuntas. Dan terakhir APBD dan SDM Aparatur yang terbatas, pada saat pertama kali saya ditugaskan sebagai Penjabat Gubernur Kaltara, jumlah ASN Pemprov hanya 408 Orang, dan belum memiliki APBD.

“Dengan segala keterbatasan itu, strategi pembangunan wilayah perbatasan di Kaltara tidak bisa dilakukan secara business as ussual, harus ada langkah-langkah extraordinary untuk mengejar ketertinggalan,” tuturnya. Pendekatan yang selama ini hanya menyentuh unsur fisik, juga dia sentuh dengan pendekatan pembangunan manusia sebagai suatu aset daerah.

Dalam menyusun strategi pembangunan wilayah perbatasan itu, Irianto rumuskan 5 langkah yaitu, meningkatkan pelayanan sosial dasar, khususnya pendidikan dan kesehatan, penataan wilayah administratif dan tapal batas; meningkatkan pelayanan prasarana transportasi dan komunikasi untuk membuka keterisolasian daerah dan pemasaran produksi; mengembangkan pusat-pusat permukiman potensial; mengembangkan partisipasi swasta dalam pemanfaatan potensi wilayah khususnya sumber daya alam; serta meningkatan koordinasi baik dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Regional.

“Lima langkah ini kemudian kita tindaklanjuti dengan menyusun 11 kegiatan prioritas pembangunan fisik di Kalimantan Utara,” pungkasnya di hadapan unsur Rektorat, Civitas Akademik dan Mahasiswa Unhas Makassar.

Follow by Email
Facebook
Facebook
INSTAGRAM
DPMPTSP Kaltara

Pelayanan DPMPTSP Provinsi Kalimantan Utara

  • Senin - Kamis :
  • Jum'at :
  • Sabtu - Minggu :
Lokasi
Visitor